OPEN ACCESS PEER-REVIEWED | RESEARCH ARTICLE

Main Article Content

Authors

D Arfiati
U Zakiyah
I. S Nabilah
N Khoiriyah
A. S. Jayanti
H. F Kharismayanti

Abstract

The common carp (Cyprinus carpio) with sizes of 3 - 5 cm are usually culture in the paddy fields when the plants still need water for its growth. However, the water which is used to irrigate the paddy fields often contains pollutants, comes from polluted rivers. This study aimed to determine the value of lethal concentrations (Lc60–96 H) in the waste water of leather industry and pyrethroid insecticide with Deltametrin active compound toward mortality of common carp seeds. The research was conducted in two different stages and performed in an experimental method with completely ran-domized design. The experiments for liquid waste of leather industry used seven experiments, while for insecticides with eight experiments. The result of probit analysis for waste of leather industry indicated that LC50 – 96 H was 0,056 ml L-1, while for pyretroid insecticide was 0.0042 mg L-1. It could be said that insecticide had stronger effect on fish seeds mortality because only small amount of concentration could kill fish seeds. The results of this study shown that insecticides was ± 70 thousand times easier to kill fish seeds compared with leather industry waste. Therefore, people should be careful when disposing waste into the water because it will disrupt the life of aquatic organism.AbstrakBenih ikan mas (Cyprinus carpio) ukuran 3 - 5 cm seringkali dipelihara di sawah yaitu pada saat padi masih membu-tuhkan air untuk pertumbuhannya. Namun air yang digunakan untuk mengairi sawah seringkali mengandung bahan pencemar karena berasal dari sungai yang menerima limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai LC50 – 96 jam limbah penyamakan kulit dan insektisida piretroid berbahan aktif deltametrin terhadap mortalitas benih ikan mas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap yang berbeda dan dilakukan dalam metode eksperimen rancangan acak lengkap. Eksperimen untuk limbah cair penyamakan kulit digunakan tujuh perlakuan dan insektisida digunakan delapan perlakuan.  Hasil analisis probit untuk limbah penyamakan kulit diperoleh nilai LC50 – 96 jam sebesar 277,73  ml L-1 sedangkan nilai LC50 - 96 jam untuk insektisida piretroid yakni 0,0042 mg L-1. Hal ini menunjukkan bahwa insektisida lebih kuat pengaruhnya terhadap kematian benih ikan, karena dengan konsentrasi yang sedikit saja sudah dapat mema-tikan benih ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insektisida ±70.000 kali lebih mudah mematikan benih ikan dibandingkan dengan limbah penyamakan kulit. Sebab itu, perlu kewaspadaan dalam membuang limbah ke perairan umum karena akan mengganggu kehidupan organisme penghuninya

Keywords:
acute toxicity test of LC50 – 96 H , common carp , leather industry liquid waste , peretroid insecticide , Deltamethrin active compound

Downloads article

Download data is not yet available.

Article Details

Copyright
   

Copyright (c) 2018 Jurnal Iktiologi Indonesia

  Authors who publish with this journal agree to the following terms:  
  a.)
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.  
  b.) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.  
  c.) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).  
       
  Creative Commons License
Jurnal Iktiologi Indonesia by Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at https://jurnal-iktiologi.org
 

 

References

Andriani R, Hartini. 2017. Toksisitas limbah cair industri batik terhadap morfologi sisik ikan nila gift (Oreochromis niloticus). Ju-rnal SainHealth, 1(2): 32 - 40.
Asmadi ES, Oktiawan W. 2009. Pengurangan chrom (Cr) dalam limbah cair industri kulit pada proses tannery menggunakan senyawa alkali Ca(OH)2, NaOH dan NaHCO3 (Studi Kasus PT. Trimulyo Kencana Mas Semarang). Jurnal Akuakul-tur Indonesia, 5(1): 41-54
Bosman O, Taqwa FH, Marsi. 2013. Toksisitas limbah cair lateks terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan dan tingkat konsumsi oksigen ikan patin (Pangasius sp.). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia,1(2): 148-160.
Damayanty MM, Abdulgani N. 2013. Pengaruh paparan sub lethal insektisida diazinon 600 EC terhadap laju konsumsi oksigen dan laju pertumbuhan ikan mujair (Oreo-chromis mossambicus). Jurnal Sains dan Seni ITS. 2(2): 2337 – 3520.
Dewi NK, Perdhana FF. Yuniastuti A. 2012. Pa-paran seng di perairan kaligarang terhadap ekspresi Zn-thionein dan konsentrasi seng pada hati ikan mas. Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 35(2): 108-115.
Djojosumarto P. 2008. Pestisida dan Aplikasi-nya. Agromedia Pustaka. Jakarta. 344 hlm.
Guthrie FE, Perry JJ. 1980. Introduction to Envi-ronmental Toxicology. Elsevier North Holland, Inc. 484 p.
Hasan M. 2006. Efek paparan insektisida delta-metrin pada kerbau terhadap angka gigitan nyamuk Anopheles vagus pada manusia. Tesis. Program Pascasarjana. Institut Per-tanian Bogor. Bogor. 49 hlm.
Kelabora DM. 2010. Pengaruh suhu terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan mas (Cyprinus carpio). Berkala Perikanan Terubuk, 38(1): 71-81.
Kim KB, Anand SS, Muralidhara S, Kim HJ, Bruckner JV. 2007. Formulation-depen-dent toxicokinetics explains differences in the GI absorption, bioavailability and acute neurotoxicity of deltamethrin in rats. Toxicology, 234 (3): 194 – 202.
Kinasih I, Supriyatna A, Rusputa RN. 2013. Uji toksisitas ekstrak daun babadotan (Agera-tum conyzoides Linn) terhadap ikan mas (Cyprinus carpio Linn.) sebagai organis-me non-target. Jurnal Kajian Islam, Sains, dan Teknologi, 7(2): 121-132.
Koesoemadinata. 1983. Pedoman Umum Pengu-jian Laboratorium Toksisitas Lethal Pesti-sida pada Ikan untuk Keperluan Pendaf-taran. Komisi Pestisida Departemen Per-tanian. Jakarta. 24 hlm.
Kristianto S, Wilujeng S, Wahyudiarto D. 2017. Analisis logam berat kromium (Cr) pada Kali Pelayaran sebagai bentuk upaya pe-nanggulang pencemaran lingkungan di wilayah Sidoarjo. Jurnal Biota, 3(2): 66-70.
Martini KS. 2001. Pengaruh parameter BOD, COD, pH, fenol dan coli pada air sungai terhadap kualitas air sumur disekitar aliran Sungai Premulung Kota Surakarta. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.
Nurhamidah. 2005. Penentuan kondisi optimum HPLC untuk pemisahan residu pestisida imidakloprid, profenofos dan deltametrin pada cabai (Capsicum annum). Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 7(2): 87-93.
Nurkhasanah S. 2015. Kandungan logam berat kromium (Cr) dalam air, sedimen, dan ikan nila (Oreochromis niloticus) serta ka-rakteristik biometrik dan kondisi histolo-gisnya di Sungai Cimanuk Lama, Kabupa-ten Indramayu. Tesis. Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Seko-lah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. 51 hlm.
Palar H. 2008. Pencemaran dan Toksikologi Lo-gam Berat. PT. Rineka Cipta. Jakarta. 152 hlm.
Prastyo D, Herawati T, Iskandar. 2016. Bioaku-mulasi logam kromium (Cr) pada insang, hati dan daging ikan yang tertangkap di Hulu Sungai Cimanuk Kabupaten Garut. Jurnal Perikanan Kelautan, 7(2) : 1-8.
Putri AK, Zahidah, Harahap SA. 2016. Pening-katan produksi ikan mas (Cyprinus carpio L) menggunakan sistem budidaya polikul-tur bersama ikan nilem (Osteochilus has-selti) di Waduk Cirata, Jawa Barat. Jurnal Perikanan Kelautan, 7(1): 146-156.
Rudiyanti S, Ekasari AD. 2009. Pertumbuhan dan survival rate ikan mas (Cyprinus carpio Linn.) pada berbagai konsentrasi pestisida regent 0,3 G. Jurnal Saintek Per-ikanan, 5(1): 49-54.
Sunardi, Supriyanto C. 2008. Comparison test of FNAA and AAS method for Cu, Cd, Cr, and Pb analysis of code river sediment (Indonesia). Indonesian Journal of Che-mistry, 8(2): 158-162.
Supiyati, Halauddin dan G. Arianty. 2012. Ka-rakteristik dan kualitas air di Muara Sungai Hitam Provinsi Bengkulu dengan Software Som Toolbox 2. SIMETRI, Jur-nal Ilmu Fisika Indonesia, 1(2): 67-73.
Syafriadiman. 2009. Toksisitas limbah industri kelapa sawit terhadap kelimpahan algae hijau (Ulothrix implexa). Berkala Peri-kanan Terubuk, 35(1): 1-18.
Tarigan MS, Edward. 2003. Kandungan total zat padat tersuspensi (total suspended solid) di Perairan Raha, Sulawesi Tenggara. Makara, Sains, 7(3): 109-119
Taufik I, Setiadi E. 2012. Toksisitas serta potensi bioakumulasi dan bioeliminasi insektisida endosulfan pada ikan mas (Cyprinus carpio). Jurnal Riset Akuakultur, 7(1): 131-143.
Taufik, I. 2005. Pengaruh lanjut bioakumulasi insektisida endosulfan terhadap pertum-buhan dan kondisi hematologis ikan mas (Cyprinus carpio). Tesis. Program Studi Ilmu Perairan, Sekolah Pascasar-jana, IPB. 83 hlm.

Taufik, I. 2011. Pencemaran pestisida pada pera-iran perikanan di Sukabumi – Jawa Barat. Media Akuakultur, 6(1): 69-75
Ulfin I, Harmami, Rahmawati E. 2014. Pemi-sahan kromium dari limbah cair industri penyamakan kulit dengan koagulan FeSO4. Prosiding Seminar Nasional Ki-mia, ISBN : 978-602-0951-00-3 Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Suraba-ya, 20 September 2014. B-178 – B. 184.
Wardlaw, A. C. 1985. Practical Statistics for Experimental Biologist, John Wiley and Sons, Chichester.
Widayati DE, Aunurohim, Abdulgani N. 2011. Studi hispatologi insang ikan mujair (Ore-ochromis mossambicux) pada konsentrasi sublethal air lumpur Sidoarjo. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.
Wiresphati EAMO, Raharjo, Budijastuti W. 2012. Pengaruh kromium heksavalen (VI) terhadap tingkat kalangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Len-teraBio, 1(2): 75-79.
Wulandari W, Sukiya, Suhandoyo. 2013. Efek insektisida desis terhadap morfologi dan struktur histologi insang nila merah “Lo-kal Cangkringan”. Jurnal Sain Veteriner, 31(2): 251-265.