OPEN ACCESS PEER-REVIEWED | RESEARCH ARTICLE

Main Article Content

Authors

Fazril Saputra
Mahendra Mahendra

Abstract

Provision of local snakehead fish supply (Channa sp.) is come from nature. If demand for local snakehead fish increases then the exploitation rate of this fish in nature will be excessive. It will cause the fish population in nature to decline. Domestication is an effort to prevent the delining of fish population. The aim of this study was to ensure that snakehead from the Arongan Lambalek Area, West Aceh Regency can survive, grow and develop in various cultivation containers, therefore can be cultivated by local communities. This study used an experimental method with a completely randomized design with three treatments of cultivation containers and three replications. The treatment was an aquarium container (P1), fiber container (P2), and tarpaulin container (P3). The size of snakehead fish used in this study had an average length of 2.72 cm and weight of 0.17 g. The results showed that the survival rate and the highest weighting value were found in the aquarium container treatment (P1), while the growth of fish length was found in the fiber (P2) . This study showed  that domestication of the local snakehead fish in Arongan Lambalek, West Aceh was successfully carried out and the aquarium is the best container for rearing the domesticated local snakehead fish larvae.


Abstrak


Penyediaan pasokan ikan gabus lokal (Channa sp.) selama ini berasal dari alam. Jika pemintaan ikan gabus lokal me-ningkat maka laju eksploitasi ikan gabus lokal di alam akan berlebih yang pada akhirnya dapat menyebabkan popula-sinya semakin berkurang. Domestikasi merupakan upaya untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Penelitian ini bertu-juan agar pascalarva ikan gabus lokal dari daerah Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat dapat tetap hidup, dapat tumbuh dan berkembang dalam berbagai wadah budi daya sehingga dapat dibudidayakan oleh masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan wadah budi daya dan masing-masing diulang sebanyak tiga ulangan. Perlakuan tersebut adalah wadah akuarium (P1), wadah fiber  (P2), dan wadah terpal (P3). Ukuran ikan gabus yang digu-nakan pada penelitian memiliki rata-rata panjang 2,72 cm dan bobot 0,17 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sintasan dan nilai pertambahan bobot tertinggi terdapat pada perlakuan wadah akuarium, sementara pertambahan panjang tertinggi terdapat pada wadah fiber. Hasil penelitian menampilkan bahwa bahwa domestikasi pascalarva ikan gabus lokal Arongan Lambalek, Aceh Barat berhasil dilakukan dan wadah akuarium merupakan wadah terbaik untuk memelihara pascalarva ikan gabus hasil domestikasi.

Keywords:
cultivation container; domestication; local snakehead (Channa sp.);

Downloads article

Download data is not yet available.

Article Details

References

Alderton A. 2008. Encyclopedia of Aquarium & Pond fish. Dorling Kindersley Publish-ing, United States. 403 p.

Augusta TS. 2016. Upaya domestikasi ikan tam-bakan (Helostoma temminckii) yang ter-tangkap dari Sungai Sebangau. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 5(2): 82-87.

Azrita, Basri Y, Syandri H. 2015. A preliminary study on domestication of bluespotted snakehead (Channa lucius, Channidae) in concrete tank. Journal of Aquaculture Research & Development, 6(2): 1-5.

Bijaksana U. 2012. Domestikasi ikan gabus, Channa striata Blkr, upaya optimalisasi perairan rawa di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Lahan Suboptimal, 1(1): 92-101.

Courtenay WR, Williams JD. 2004. Snakeheads (Pisces, Channidae): A Biological Synop-sis and Risk Assessment. U.S. Geological Survey, Florida. 143 p.

Effendi I. 2004. Pengantar Akuakultur. Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta. 188 p.

Floyd RF. 2003. Dissolved Oxygen for Fish Production Fact Sheet FA-27. Depart-ment of Fisheries and Aquatic Sciences, Florida Cooperative Extension Service, Institute of Food and Agricultural Scien-ces, University of Florida, Florida. 3 p.

Ikhwanuddin M, Abol-Munafi AB. 2016. Fish and shellfish domestication and stock enhancement: current status and future directions. Asian Journal of Scientific Research, 9(4): 167-170.

Jianguang Q, Fast AW, Kai AT. 1997. Toleran-ce of snakehead Channa striatus to am-monia at different pH. Journal of the World Aquaculture Society, 28(1): 87-90.

Junior MZ. 2003. Endokrinologi dan peranan-nya bagi masa depan perikanan Indone-sia. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Fisiologi Reproduksi dan Endokrinologi Hewan Air. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Karuniastuti N. 2013. Bahaya plastik terhadap kesehatan dan lingkungan. Forum Teknologi, 3(1): 6-14.

Kasim VN, Pateda SM, Hadju V, Jafar N. 2017. Suplementasi ekstrak albumin ikan gabus terhadap status gizi dan imunitas pasien stroke. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 13(3): 91-98.

Lu Y, Zhang Y, Deng Y, Jiang W, Zhao Y,Geng J, Ding L, Ren H. 2016. Uptake and ac-cumulation of polystyrene microplastics in zebrafish (Danio rerio) and toxic effects in liver. Environmental Science & Technology, 50(7): 4054-4060.

Muflikhah N. 2007. Domestikasi ikan gabus (Channa striata). Bawal, 1(5): 169-175.

Muthmainnah D, Nurdawati S, Aprianti S. 2012. Budidaya ikan gabus (Channa striata) dalam wadah karamba di Rawa Lebak. In: Karmiadji DW, Syafarudin, Notosu-djono D, Djarot I, Nurzal ER, Wicaksono H, Saufi A (Editor). Prosiding Seminar Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional 2012. Bandung 29-30 November 2012. Asdep Relevansi Program Riptek, Deputi Bidang Relevansi dan Produktivitas

Iptek, Kementerian Riset Dan Teknologi. Bandung. pp. 319-323.

Ndobe S, Serdiati N, Moore A. 2014. Domesti-kasi ikan gabus (Channa striata, Bloch) di dalam wadah terkontrol. Aquacultura Indonesiana, 15(1): 1-9.

Nugroho E, Sukadi MF, Huwoyon GH. 2012. Beberapa jenis ikan lokal yang potensial untuk budidaya: domestikasi, teknologi pembenihan, dan pengelolaan kesehatan lingkungan budidaya. Media Akuakultur, 7(1): 52-57.

Raghavan R, Dahanukar N, Tlusty MF, Rhyne AL, Kumar KK, Molur S, Rosser AM. 2013. Uncovering an obscure trade: threatened freshwater fishes and the aquarium pet markets. Biological Conservation, 164: 158-169.

Rahardjo MF, Sjafei DS, Affandi R, Sulistiono. 2011. Iktiologi. Penerbit Lubuk Agung, Bandung. 396 p.

Saputra H, Nikhlani A, Isriansyah. 2016. Kom-binasi pakan alami cacing Tubifex sp. dan pakan buatan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gabus (Channa striata Bloch) dalam upaya domestikasi ikan spesifik lokal. Jurnal Aquawarman, 2(2): 20-27.

Silva RD, Pearce-Kelly P, Zimmerman B, Knott M, Foden W, Conde DA. 2019. Asses-sing the conservation potential of fish and corals in aquariums globally. Journal for Nature Conservation, 48: 1-11.

Tawali AB, Mathelda KR, Meta M, Suryani. 2012. Difusi teknologi produksi konsen-trat protein dari ikan gabus sebagai food supplement di Jayapura. In: Karmiadji DW, Syafarudin, Notosudjono D, Djarot I, Nurzal ER, Wicaksono H, Saufi A (Editor). Prosiding Seminar Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional 2012. Bandung 29-30 November 2012. Asdep Relevansi Program Riptek, Deputi Bidang Relevan-si dan Produktivitas Iptek, Kementerian Riset Dan Teknologi. Bandung. pp. 243-247.

Teletchea F, Fontaine P. 2012. Levels of domes-tication in fish: implications for the sus-tainable future of aquaculture. Fish and Fisheries, 15(2): 181-195.

Tlusty M. 2002. The benefits and risks of aqua-cultural production for the aquarium trade. Aquaculture, 205(3-4): 203-219.