KEMATANGAN GONAD BEBERAPA JENIS IKAN BUNTAL (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) DI PERAIRAN UJUNG PANGKAH, JAWA TIMUR [Gonad Maturity of Some Puffer Fishes (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) in Ujung Pangkah, East]


nFN Sulistiono, Tri Hastuti Kurniati, Etty Riani, Seiichi Watanabe
 DOI  https://doi.org/10.32491/jii.v1i2.197

Abstract

Pengamatan terhadap kematangan gonad beberapa jenis ikan buntal (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T. reticularis) dilakukan sejak Maret 2000 sampai April 2001 di perairan Ujung Pangkah, Jawa Timur. Sampel ikan ditangkap per bulan dengan menggunakan gill net (mata jaring 2,5 dan 4,5 cm). Gonad diambil, diawet dengan formaldehide 40 % dan ditimbang beratnya (sampai ketelitian 0.1 g) di laboratorium. Pengamatan tingkat kematangan gonad dilakukan secara morfologis. Analisis dilakukan untuk menentukan nisbah kelamin (J/B) dan indeks somatik gonad (GSI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui musim pemijahan dari beberapa jenis ikan tersebut. Hasil pengamatan didapatkan bahwa jenis Tetraodon reticularis memiliki nisbah kelamin sebesar 1,6:1, T. fluviatilis sebesar 1,2:1 dan T. reticularis sebesar 1,9:1. Tingkat kematangan gonad jenis T. lunaris dan T. reticularis umumnya tidak matang dan matang awal (TKG I dan II) dan tidak ditemukan dalam keadaan matang gonad (TKG III dan IV). T. fluviatilis ditemukan mulai pada tingkat kematangan gonad 1 sampai V dengan prosentase TKG IV terbanyak pada bulan April. Berdasarkan nilai indeks kematangan gonad (IKG) pada T. fluviatilis, didapatkan bahwa nilai tersebut bervariasi 0,01-3.87 (jantan) dan 0.18-2.43 (betina) dengan nilai terbesar pada bulan April. Pada T. lunaris, nilai IKG bervariasi 0,04-5.74 (jantan) dan 0,01-3,62 (betina) dengan nilai terbesar dijumpai pada bulan Mei. Sedangkan pada T. reticularis nilai IKG    bervariasi 0,10-0,83 (jantan) dan 0,05-3,13 (betina). Berdasarkan TKG dan IKG tersebut, didapatkan bahwa puncak musim pemijahan diperkirakan terjadi pada bulan April untuk T. fluviatilis. Sedangkan untuk T. lunaris dan T. reticularis masih belum dapat ditentukan musim pemijahannya.

ABSTRACT

Study on the gonad maturity of some puffer fishes (Tetraodon lunaris, T. fluviatilis, T.reticularis) had been done from March 2000 to April 2001 in Ujung Pangkah water, East Java. Samples were caught monthly using gill net mesh sized 2,5 and 4,5 cm. Gonads were removed, preserved by formaldehyde 40% and weighed by electronic balances (0.1 g approximately). Gonad maturity stage was classified morphologically according to the gonad classification. Analysis was done to estimate sex ratio and gonad somatic index (GSI). This study aimed to know spawning season of those fishes. Sex ratio of Tetraodon reticularis, T. fluviatilis and T. reticularis werel.6:l. 1.2:1, and 1.9:1, respectively. Immature and premature gonads were found in T. lunaris', immature, premature, maturing, mature gonads were found in T. fluviatilis, with a peak percentage in April: and immature and premature gonads were found in    T. reticularis. Gonad somatic index (GSI) varied 0,04-5.74 (male) and 0.01-3.62 (female) for T. lunaris with a peak one    in    May;    0,01-3,87 (male) and 0,18-2,43 (female) with a peak one in April for T. fluviatilis', and 0,10-0,83 (male) and 0,05-0,57 (female) for T. reticularis. According to the gonad maturity and gonad somatic index, a peak of spawning season was estimated    to be    in    April for T. fluviatilis. While for the T. lunaris and T. reticularis could not be estimated their spawning season.



Keywords

Kematangan gonad; Tetraodon lunaris; T. fluviatilis; T. reticularis; Ujung Pangkah; Gonad maturity; Tetraodon lunaris; T. fluviatilis; T. reticularis; Ujung Pangkah

Full Text:

PDF

References

Biusing, E.R. 1998. Dinamika populasi dan aspek biologi reproduksi ikan kembung lelaki/rumahan disekitar perairan laut selatan negara Sabah kesatuan negara Malaysia. Karyallmiah. Fakultas Perikanan IPB, Bogor. Tidakdipublikasikan. 743 hal.

Effendie, M.I. 1979. Metode biologi perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor. 112 hal.

Effendie, M.I. 1997. Biologi perikanan. Yayasan PustakaNusatama, Yogyakarta. 123 hal.

Kuronuma, K dan Y. Abe, 1972. Fishes of Kuwait. Dai Nippon Printing Co.Ltd. Tokyo. Japan.

Mayunar dan LAhmad. 1994. Pemantauan musim, Fekunditas telur ikan kerapu macan (Ephinepphelus fuscoguttatus) dari hasil pemijahan alami dalam kelompok. Jurnal Penelitian Budidaya Pantai.

Nielson,J.S. 1983. Fishes of the world. John Wiley and Sons. New York. 600p.

Nikolsky, G.V. 1969. Theory of fish population dynamics as the biological background for rational exploitation and management of

fishery resources. Oliver and Boys Publisher United Kingdom. London. 323p.

Sulistiono. 1 989. Fauna ikan-ikan liar di daerah pertambakan, kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Praktek Ketrampilan Lapang. Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. 256 halaman.

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. 1980. Principles and procedures of statistics. McGraw Hill. New York. 481 p.

Weber, M. and L.F.de. Beaufort. 1962. The fishes of the Indo-Australians Archipelago. Vol X. Leiden E.J. Brill. 423p.

Article Metrics

 10.32491/jii.v1i2.197
   Abstract views: 1169   PDF views or download: 430

 

Copyright (c) 2017 Jurnal Iktiologi Indonesia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.